BPAFK Surakarta

Bimbingan Teknis SPIP Terintegrasi Bersama BPKP Provinsi Jawa Tengah

Surakarta, 29 Juni 2026 – Balai Pengamanan Alat dan Fasilitas Kesehatan (BPAFK) Surakarta menyelenggarakan Bimbingan Teknis Sistem Pengendalian Intern Pemerintah Terintegrasi (SPIPT) sebagai upaya memperkuat tata kelola organisasi, meningkatkan integritas, serta mendorong penerapan pengendalian intern yang efektif di lingkungan kerja.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Jawa Tengah, yaitu Ahmad Baihaqi, AK., CA., CRMPP., CGAA. Bimbingan teknis dilaksanakan di Ruang Auditorium Lantai 3 Gedung Pelayanan BPAFK Surakarta dan diikuti oleh pegawai yang terlibat dalam implementasi tata kelola dan pengendalian intern di lingkungan BPAFK Surakarta.

Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Baihaqi menyampaikan materi bertajuk “Pengendalian Intern Integritas”. Materi ini menekankan pentingnya membangun sistem pengendalian intern yang tidak hanya berfokus pada kepatuhan terhadap regulasi, tetapi juga mampu menumbuhkan budaya integritas dalam setiap proses bisnis organisasi.

Narasumber menjelaskan bahwa penerapan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah Terintegrasi (SPIPT) merupakan salah satu instrumen strategis dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance). Melalui penerapan SPIPT yang optimal, organisasi diharapkan mampu mengelola risiko secara efektif, meningkatkan akuntabilitas, memperkuat pengawasan internal, serta mendukung pencapaian tujuan organisasi secara efisien dan transparan.

Selain membahas konsep pengendalian intern, peserta juga memperoleh pemahaman mengenai pentingnya integritas sebagai fondasi utama dalam pelaksanaan tugas dan fungsi aparatur. Nilai-nilai integritas menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan kerja yang bebas dari penyimpangan, konflik kepentingan, maupun praktik yang dapat mengurangi kualitas pelayanan publik.

Suasana bimbingan teknis berlangsung interaktif dengan adanya sesi diskusi dan tanya jawab. Peserta aktif berdiskusi mengenai implementasi SPIPT di lingkungan kerja serta berbagai tantangan yang dihadapi dalam penerapan pengendalian intern yang efektif.

Melalui kegiatan ini, BPAFK Surakarta menunjukkan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola organisasi melalui penguatan sistem pengendalian intern, manajemen risiko, dan budaya integritas. Diharapkan hasil dari bimbingan teknis ini dapat menjadi bekal bagi seluruh pegawai dalam mengimplementasikan SPIPT secara konsisten sehingga mampu mendukung terwujudnya organisasi yang profesional, akuntabel, transparan, dan berintegritas.

Exit mobile version