Surakarta, 13 Juni 2026 – Balai Pengamanan Alat dan Fasilitas Kesehatan (BPAFK) Surakarta menjadi tuan rumah pelaksanaan Rapat Kerja Farmalkes dan UPT BPAFK/LPAFK Tahun 2026 yang diselenggarakan di Ruang Auditorium Gedung Pelayanan BPAFK Surakarta. Kegiatan strategis ini dipimpin langsung oleh Lucia Rizka Andalucia selaku Direktur Jenderal Farmasi dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Rapat kerja tersebut dihadiri oleh seluruh Kepala Balai Pengamanan Alat dan Fasilitas Kesehatan (BPAFK) dan Loka Pengamanan Alat dan Fasilitas Kesehatan (LPAFK) dari berbagai wilayah di Indonesia, serta jajaran Direktorat Jenderal Farmasi dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan. Kegiatan ini menjadi forum koordinasi penting dalam menyamakan arah kebijakan, memperkuat sinergi antarunit kerja, serta merumuskan strategi pengembangan layanan yang berorientasi pada peningkatan kualitas dan daya saing organisasi.
Dalam arahannya, Direktur Jenderal Farmasi dan Alat Kesehatan menekankan pentingnya transformasi layanan yang berkelanjutan guna menjawab tantangan perkembangan teknologi kesehatan, kebutuhan masyarakat, serta tuntutan peningkatan mutu layanan publik. Setiap satuan kerja didorong untuk terus berinovasi, meningkatkan kompetensi sumber daya manusia, serta mengoptimalkan pemanfaatan teknologi dalam penyelenggaraan layanan.
Agenda utama rapat kerja kali ini adalah pembahasan Strategi Akselerasi Pengembangan Layanan Menuju Pencapaian Grand Design sebagai Centre of Excellence pada masing-masing satuan kerja. Melalui pembahasan tersebut, seluruh BPAFK dan LPAFK diharapkan mampu menyusun langkah-langkah strategis yang terarah dalam mengembangkan layanan unggulan sesuai dengan potensi dan karakteristik wilayah kerja masing-masing.
Berbagai isu strategis turut dibahas dalam forum ini, termasuk penguatan layanan kalibrasi dan pengujian alat kesehatan, peningkatan mutu laboratorium, digitalisasi proses bisnis, penguatan jejaring kerja sama, serta strategi peningkatan kepuasan pelanggan. Diskusi yang berlangsung secara interaktif memberikan ruang bagi setiap satuan kerja untuk berbagi pengalaman, tantangan, dan praktik baik dalam pengembangan layanan.
Sebagai tuan rumah, BPAFK Surakarta berkomitmen mendukung terselenggaranya kegiatan koordinasi nasional yang produktif dan memberikan manfaat nyata bagi penguatan layanan pengamanan alat dan fasilitas kesehatan di Indonesia. Kegiatan ini diharapkan menghasilkan rekomendasi dan langkah tindak lanjut yang dapat mempercepat pencapaian visi Direktorat Jenderal Farmasi dan Alat Kesehatan dalam mewujudkan layanan yang unggul, profesional, dan berdaya saing.
Melalui rapat kerja ini, semangat kolaborasi dan transformasi terus diperkuat untuk mendukung terciptanya ekosistem layanan alat kesehatan yang berkualitas, inovatif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat, sejalan dengan upaya pembangunan kesehatan nasional.













